Arahan Camat Weliman Pada Sertijab Pj Kades Bonetasea

BETUN-BIDIKNUSATENGGARA.COM | Serah terima jabatan Kepala Desa Bonetasea, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, berlangsung aman dan tertib.

Setelah dilantiknya Penjabat Kepala Desa baru, Blandina Seuk oleh Bupati Malaka pada Selasa, (11/6/24), pada hari ini Rabu (12/6) telah dilakukan acara Serah terima Jabatan Kepala Desa Bonetasea, dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Simon Bere ST, kepada Pj Kepala Desa baru Blandina Seuk, bertempat di Aula Kantor Camat Weliman. Pantauan Media ini, sejak pukul 13.00 Wita dihadiri tokoh masyarakat, ketua BPD, pendamping desa dan disaksikan langsung oleh Camat Weliman, Heni Antoneta Benu.

Penandatanganan berita acara oleh PJ Kepala Desa lama, Kepala Pj Kepala Desa baru, dan 2 orang saksi yakni Ibi Camat Weliman dan Ketua BPD Bonetasea. (bidiknusatenggara.com/Fb)

Prosesi Serah terima ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Sertijab, dan Serah terima Jabatan secara simbolis, dengan prosesi penyerahan Dokumen Pertanggungjawaban Pj Kades lama kepada Pj Kades baru, kemudian dilanjutkan berjabat tangan dengan para hadirin tamu undangan.

Fransiskus Klau, Ketua BPD mewakili unsur Pemerintahan, Lembaga dan seluruh warga masyarakat Desa Bonetasea, dalam sambutannya disampaikan ucapan terimakasih kepada Pj Kades lama Simon Bere yang sudah mengabdikan diri serta membangun Desa Bonetasea selama kurang lebih sembilan bulan.

“Sebagai insan tentu kami pun dalam ucapan maupun perbuatan ada yang salah, kami atas nama seluruh warga Desa Bonetasea, menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj Kade lama Simon Bere mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan juga permintaan maaf kepada seluruh warga Desa Bonetasea

“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Desa Bonetasea yang telah membantu saya dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Desa selama 9 bulan ini sehingga berkat manfaat warga, semua kegiatan berjalan dengan baik,” ucap Simon Bere.

Selanjutnya ibu Blandina Seuk, Pj Kades baru dalam sambutannya mengatakan akan melanjutkan program-program yang telah direncanakan dalam musyawarah lalu serta mengajak kepada seluruh warga untuk pro aktif dalam pembangunan maupun pemberdayaan di Desa Bonetasea.

Tamu undangan yang hadir dalam acara Sertijab Pj Desa Bonetasea di Aula Kantor Camat Weliman

Sementara itu, Camat Welima Heni Antoneta Benu dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pj Kades lama Simon Nahak dimana dalam kepemimpinannya di Desa Bonetasea telah memajukan segala kegiatan di Desa dengan baik.

Camat Weliman dengan tegas menekankan beberapa hal kepada Penjabat Kades baru untuk pentingnya tanggung jawab yang diemban dalam menjalankan tugasnya. Arahan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan pedoman yang harus dilaksanakan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik. Kinerja yang profesional dan efektif menjadi harapan besar yang diamanatkan kepada Penjabat Kepala Desa, sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ada beberapa hal yang saya tegaskan kepada ibu pj kades yang baru, kita sebagai ASN ketiaka kita dipercayai atau diwewengkan sebuah jabatan, kita harus tau bahwa ini kepercayaan mutlak dari pimpinan. Jadi tidak boleh berfikir bahwa pergantian jabatan ini karena ada hal-hal lain. Harus menerima dengan lapang dada dan harus menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan dalam hal menjalankan tuga pokok,” tegas Heni Benu di sela-sela acara Sertijab Pj Desa Bonetasea.

“Ketika kita menjalankan tugas pokok dan fungsinya harus tau dan sadar bahwa kita bekerja untuk negara ada aturan aturan yang mengikut kita. Saya minta juga untuk ketua BPD untuk mengawasi dan mengontrol setiap kegiatan pj Kepala desa yang baru secara baik agar pembangunan desa Bonetasea bisa berjalan sesuai dengan aturan aturan yang ada,” tambanya.

Arahan dan penegasan Camat Welima tidak hanya sebatas perintah belaka, melainkan sebagai panduan detail yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Diharapkan Penjabat Kepala Desa baru dapat membawa angin perubahan yang positif, mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, serta pembangunan Desa yang inklusif dan berkelanjutan. *(Ferdy Bria)